# Moving average envelope

> Pelajari tentang moving average envelope dalam analisis teknikal forex. Temukan bagaimana menggunakannya untuk mengidentifikasi kisaran harga.

**URL:** https://belajarforex.co.id/moving-average/moving-average-envelope/

---


Apa itu Moving average envelope****?****

Mari kita mundur dan berbicara singkat tentang moving average terlebih dahulu.

Tujuan menggunakan moving average adalah untuk ****mengidentifikasi perubahan tren.****

Meskipun moving average adalah alat yang berguna untuk dimiliki di kotak peralatan analisis teknis Anda, mereka dapat rentan ****memberikan sinyal yang salah.****

Seperti yang telah Anda pelajari di pelajaran sebelumnya tentang moving average, sinyal beli  terjadi saat ****harga ditutup di ****atas****** moving average**.

Dan sinyal jual sederhana terjadi ketika ****harga ditutup di ****bawah****** moving average** .

Sebagai contoh, katakanlah EUR / USD bergerak ke atas dan ditutup di atas moving average , menandakan entri untuk beli.

Bagaimana Anda tahu bahwa tren naik ini "nyata" dan akan berlanjut?

Kita tidak tahu.

Jadi dengan asumsi Anda masih ingin membeli, Anda memiliki dua pilihan:

1. Transaksi long sekarang berdasarkan sinyal masuk  (harga ditutup di atas MA)
2. Tunggu ****konfirmasi**** lebih lanjut bahwa tren tersebut sah.

Di sinilah ****moving averages envelopes****  (MAE) dapat membantu.

Hah??

Seperti ini?

![Ilustrasi Moving Average Envelope dalam belajar forex, menampilkan pertanyaan 'Seperti ini? Hah??' yang menyiratkan kesalahpahaman tentang arti 'envelope'.](https://img.belajarforex.co.id/moving-average/moving-average-envelope/img-1.webp)

*Ilustrasi awal yang menyiratkan kesalahpahaman tentang arti 'envelope' dalam konteks trading.*

Tidak, bukan **amplop** semacam itu .

## Apa itu Moving Average Envelopes?

Moving average envelope terdiri dari **moving average **DAN dua garis lainnya**** .

Satu garis DI ATAS moving average dan garis lainnya DI BAWAH moving average.

****Bersama-sama, kedua garis ini membentuk amplop atas dan bawah.****

![Visualisasi Moving Average Envelope dalam belajar forex, menunjukkan satu garis di atas dan satu garis di bawah moving average utama, membentuk sebuah amplop.](https://img.belajarforex.co.id/moving-average/moving-average-envelope/img-2.webp)

*Bersama-sama, kedua garis ini membentuk amplop atas dan bawah di sekitar moving average.*

Ini disebut envelope  karena dua garis ini **menyelubungi**  garis moving average.

Moving Average Envelope digunakan untuk:

- Konfirmasikan ****tren****
- Identifikasi ****kondisi overbought dan oversold****

## Cara Menghitung Moving average envelope

Cara menghitungnya cukup sederhana.

Pertama, tentukan apakah Anda ingin menggunakan ****simple moving average (SMA)**** atau ****exponential moving average (EMA)**** .

Ingat, EMA memiliki lebih sedikit jeda karena mereka lebih menekankan pada harga terkini.

Kemudian, pilih jumlah periode waktu yang ingin Anda terapkan.

Terakhir, tetapkan nilai persentase yang ingin Anda gunakan untuk envelope.

Misalnya, rata-rata pergerakan 10 hari dengan envelope 1% akan menunjukkan baris berikut:

**Envelope **Atas:**** SMA 10 hari + (SMA 10 hari x 0,01) ****SMA 10 hari** Envelope **Bawah:**** SMA 10 hari - (SMA 10 hari x 0,01)

![Contoh perhitungan Moving Average Envelope dalam belajar forex, menampilkan formula Envelope Atas dan Bawah berdasarkan SMA 10 hari dan persentase 1%.](https://img.belajarforex.co.id/moving-average/moving-average-envelope/img-3.webp)

*Perhitungan envelope atas dan bawah didasarkan pada moving average dengan penambahan atau pengurangan persentase tertentu.*

Perhatikan bagaimana envelope (garis biru) bergerak sejajar dengan SMA 10 hari (garis oranye).

Mereka tetap ****konstan**** 1% di atas dan di bawah moving average (garis oranye).

## Cara Mengonfirmasi Arah Tren dengan Moving average envelope

Karena dasar dari moving average envelope (MAE) adalah moving average, ini berarti bahwa moving average envelope dapat digunakan sebagai indikator mengikuti tren.

****Arah** *moving average* **menentukan arah** *envelope* **.****

Saat envelope bergerak lebih tinggi, harga berada dalam ****tren naik**** .

Saat envelope bergerak lebih rendah, harga berada dalam ****tren turun**** .

Saat envelope bergerak ke samping, harga tidak berada dalam tren naik atau tren turun. Trennya netral dan harga dianggap tanpa arah.

Anda harus memperhatikan  ****ketika harga bergerak di atas atau di bawah** envelope** .

Karena tren sering kali dimulai dengan pergerakan yang kuat, jika harga melonjak di atas batas atas, ini dianggap ****bullish**** . Jika harga jatuh di bawah batas bawah, ini dianggap ****bearish**** .

### Buy Signal

Jika harga ditutup di **atas** envelope ATAS, ****beli**** .

### Sell Sinyal

Jika harga ditutup di **bawah** envelope LEBIH RENDAH, ****jual**** .

### Contoh: GBP / USD

Pada grafik di bawah, perhatikan bagaimana simple moving average 20 hari (garis oranye) dan envelope atas dan bawah (garis biru) bergerak lebih tinggi.

![Grafik contoh Moving Average Envelope dalam belajar forex untuk pasangan GBP/USD, menunjukkan pergerakan naik dari simple moving average 20 hari dan amplopnya.](https://img.belajarforex.co.id/moving-average/moving-average-envelope/img-4.webp)

*Contoh pergerakan harga dan envelope yang bergerak lebih tinggi, mengindikasikan tren naik.*

Lihat bagaimana harga berhasil ditutup di atas moving average?

Untuk memastikan bahwa tren telah berubah dari bearish ke bullish, Anda bisa menunggu hingga harga juga ditutup di atas batas atas.

## Bagaimana Mengidentifikasi Level Overbought dan Oversold dengan Moving Average Envelopes

Ada juga saat-saat ketika harga awalnya bergerak di atas atau di bawah envelope tetapi berbalik arah.

Ini biasanya terjadi jika kemiringan moving average adalah FLAT.

Ketika ini terjadi, envelope moving average dapat digunakan untuk mengidentifikasi level overbought dan oversold.

Ketika harga bergerak di atas batas atas, ini dapat dianggap ****overbought**** .

Ketika harga bergerak di bawah batas bawah, ini dapat dianggap ****oversold**** .

Mengidentifikasi level overbought dan oversold tidaklah mudah.

Ingat, pasangan mata uang bisa menjadi overbought dan **tetap** overbought saat tren bullish kuat.

Hal yang sama berlaku untuk oversold. Dalam tren bearish yang kuat, sesuatu secara teknis bisa oversold, dan **tetap** oversold untuk beberapa waktu.

Inilah mengapa sebaiknya perhatikan ****kemiringan** moving average** dan pastikan ****datar**** .

Anda harus mengkonfirmasi level overbought dan oversold dengan level support dan resistance.

### Buy Signal

Jika harga menyentuh atau jatuh di bawah envelope LOWER, lalu naik kembali ke atas, ****beli**** .

### Sell Sinyal

Jika harga menyentuh atau naik di atas envelope UPPER, kemudian jatuh kembali ke bawah, ****jual**** .

![Ilustrasi sinyal beli dan jual menggunakan Moving Average Envelope dalam belajar forex, menunjukkan kapan harga menyentuh atau menembus batas envelope.](https://img.belajarforex.co.id/moving-average/moving-average-envelope/img-5.webp)

*Sinyal jual terjadi jika harga menyentuh atau naik di atas envelope atas lalu jatuh kembali ke bawah.*

EUR / JPY tidak memiliki arah di sini. Tidak ada tren naik yang kuat, juga tidak ada tren turun yang kuat.

Amati bagaimana envelope atas bertindak sebagai level resistensi yang kuat.

Setiap kali harga diperdagangkan di dekat envelope atas, harga akan turun kembali.

Sama dengan envelope bawah. Amati bagaimana itu bertindak sebagai level support yang kuat.

Setiap kali harga diperdagangkan di dekat batas bawah, harga akan kembali naik.

## Ringkasan

Ringkasan belajar forex dalam hal Moving average envelopes. MAE digunakan sebagai alat untuk ****mengkonfirmasi arah tren**** , tetapi juga dapat digunakan di pasar sideways untuk ****mengidentifikasi level overbought dan oversold**** .

---


## Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

**Apa itu Moving Average Envelope (MAE)?**

Moving Average Envelope (MAE) adalah indikator teknis yang terdiri dari moving average utama dan dua garis tambahan. Garis-garis ini membentuk 'amplop' di atas dan di bawah moving average utama, yang membantu dalam konfirmasi tren dan identifikasi kondisi overbought/oversold.

**Bagaimana cara kerja Moving Average Envelope?**

MAE bekerja dengan membungkus garis moving average utama dengan dua garis lain yang berjarak persentase tetap. Garis atas dan bawah ini bertindak sebagai batas, membantu trader mengkonfirmasi arah tren atau mengidentifikasi potensi pembalikan ketika harga menyentuh atau menembus batas-batas ini.

**Apa tujuan utama menggunakan Moving Average Envelope?**

Tujuan utama MAE adalah untuk mengkonfirmasi arah tren pasar dan mengidentifikasi kondisi overbought (jenuh beli) dan oversold (jenuh jual). Ini membantu trader membuat keputusan yang lebih terinformasi dibandingkan hanya mengandalkan moving average tunggal.

**Bagaimana cara menghitung Moving Average Envelope?**

Perhitungannya dimulai dengan memilih jenis moving average (SMA atau EMA) dan periode waktunya. Kemudian, tentukan persentase untuk envelope. Envelope atas dihitung dengan menambahkan persentase tersebut ke moving average, dan envelope bawah dengan menguranginya.

**Apa perbedaan antara SMA dan EMA dalam konteks MAE?**

EMA (Exponential Moving Average) memberikan bobot lebih pada data harga terbaru, sehingga lebih responsif terhadap perubahan harga. SMA (Simple Moving Average) memberikan bobot yang sama untuk semua data harga dalam periode yang ditentukan. Pilihan tergantung pada preferensi trader.

**Bagaimana MAE membantu mengkonfirmasi arah tren?**

Arah pergerakan MAE mencerminkan arah tren. Jika envelope bergerak naik, ini menandakan tren naik. Jika bergerak turun, ini menandakan tren turun. Pergerakan menyamping menunjukkan pasar yang netral atau tanpa arah.

**Kapan sinyal beli dihasilkan oleh MAE?**

Sinyal beli dapat dihasilkan ketika harga ditutup di atas envelope atas. Selain itu, jika harga menyentuh atau jatuh di bawah envelope bawah lalu berbalik naik kembali ke atas, ini juga dianggap sebagai sinyal beli.

**Kapan sinyal jual dihasilkan oleh MAE?**

Sinyal jual dapat dihasilkan ketika harga ditutup di bawah envelope bawah. Selain itu, jika harga menyentuh atau naik di atas envelope atas lalu berbalik turun kembali ke bawah, ini juga dianggap sebagai sinyal jual.

**Bagaimana MAE mengidentifikasi kondisi overbought dan oversold?**

Ketika harga bergerak di atas batas atas envelope, ini dapat dianggap sebagai kondisi overbought. Sebaliknya, ketika harga bergerak di bawah batas bawah envelope, ini dapat dianggap sebagai kondisi oversold. Namun, ini perlu dikonfirmasi dengan level support/resistance dan kemiringan moving average.

**Apakah MAE cocok untuk semua kondisi pasar?**

MAE sangat berguna dalam mengkonfirmasi tren. Namun, dalam pasar yang bergerak sideways (mendatar), MAE lebih efektif untuk mengidentifikasi level overbought dan oversold. Penting untuk memperhatikan kemiringan moving average saat menggunakan MAE.