# Regular Divergence

> Manfaatkan Regular Divergence: Pahami konsep trading yang penting ini untuk mengidentifikasi pembalikan tren yang potensial & mengambil keputusan

**URL:** https://belajarforex.co.id/divergence-trading/regular-divergence/

---


Apa itu Regular Divergence?

Sebuah **Regular Divergence** digunakan sebagai tanda kemungkinan untuk pembalikan tren.

Ada dua jenis divergensi reguler: ****bullish**** dan ****bearish**** .

## Regular Bullish Divergence

Jika harga ****membuat posisi terendah lebih rendah (LL), tetapi osilator membuat posisi terendah lebih tinggi (HL)**** , ini dianggap sebagai Regular Bullish Divergence

Ini biasanya terjadi di akhir DOWNTREND.

Setelah menetapkan dasar kedua, jika osilator gagal membuat titik terendah baru, kemungkinan harga akan naik, karena harga dan momentum biasanya diharapkan bergerak sejalan satu sama lain.

Di bawah ini adalah gambar yang menggambarkan Regular Bullish Divergence .

![Ilustrasi Regular Bullish Divergence, menunjukkan harga membuat titik terendah lebih rendah sementara osilator membuat titik terendah lebih tinggi.](https://img.belajarforex.co.id/divergence-trading/regular-divergence/img-1.webp)

*Gambar ini menggambarkan Regular Bullish Divergence, di mana harga turun lebih rendah namun momentum osilator naik.*

## Regular Bearish Divergence

Sekarang, jika harga ****membuat high high (HH), tapi osilatornya lower high (LH)**** , maka Anda memiliki Regular Bearish Divergence.

Jenis divergensi ini dapat ditemukan di UPTREND.

Setelah harga mencapai harga ****tertinggi kedua**** , jika osilator membuat harga ****tertinggi yang lebih rendah**** , maka Anda mungkin dapat mengharapkan harga untuk ****berbalik dan turun**** .

Pada gambar di bawah, kita melihat bahwa harga berbalik setelah membuat top kedua.

![Ilustrasi Regular Bearish Divergence, menunjukkan harga membuat titik tertinggi lebih tinggi sementara osilator membuat titik tertinggi lebih rendah.](https://img.belajarforex.co.id/divergence-trading/regular-divergence/img-2.webp)

*Pada gambar ini, harga mencapai level tertinggi kedua, namun osilator mencatat level tertinggi yang lebih rendah, menandakan potensi pembalikan turun.*

Seperti yang Anda lihat dari gambar di atas, Rergular divergence paling baik digunakan saat mencoba **menentukantop **dan** bottom**.****

Anda mencari ****area di mana harga akan berhenti dan berbalik arah**** .

Osilator memberi sinyal kepada kita bahwa ****momentum mulai bergeser**** dan meskipun harga telah mencapai titik tertinggi lebih tinggi (atau titik terendah lebih rendah), kemungkinan ****momentum**** itu tidak akan bertahan.

Sekarang setelah Anda menguasai divergensi reguler, inilah saatnya untuk bergerak dan mempelajari jenis divergensi kedua…. **Hidden divergence**.

Jangan khawatir, ini tidak  tersembunyi seperti Kamar Rahasia dan tidak terlalu sulit untuk dikenali.

Alasan itu disebut "tersembunyi" adalah karena bersembunyi ****di dalam tren saat ini**** .

Kami akan menjelaskan lebih lanjut di bagian selanjutnya. Baca terus!

---


## Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

**Apa itu Regular Divergence?**

Regular Divergence adalah sinyal dalam trading forex yang menandakan kemungkinan pembalikan tren. Ini membantu trader mengidentifikasi potensi titik balik pada grafik harga.

**Ada berapa jenis Regular Divergence?**

Ada dua jenis Regular Divergence, yaitu Regular Bullish Divergence dan Regular Bearish Divergence. Masing-masing menunjukkan potensi arah pembalikan tren yang berbeda.

**Kapan Regular Bullish Divergence biasanya terjadi?**

Regular Bullish Divergence biasanya terjadi di akhir tren turun (downtrend). Ini menandakan bahwa momentum penurunan mulai melemah dan harga berpotensi naik.

**Bagaimana kondisi harga dan osilator pada Regular Bullish Divergence?**

Pada Regular Bullish Divergence, harga membuat titik terendah yang lebih rendah (Lower Low/LL), sementara osilator membuat titik terendah yang lebih tinggi (Higher Low/HL). Ini menunjukkan pergeseran momentum ke arah positif.

**Apa arti jika osilator gagal membuat titik terendah baru pada Regular Bullish Divergence?**

Jika setelah membentuk dasar kedua, osilator gagal membuat titik terendah baru, ini mengindikasikan bahwa momentum penurunan sudah habis. Kemungkinan besar harga akan berbalik naik.

**Kapan Regular Bearish Divergence biasanya terjadi?**

Regular Bearish Divergence dapat ditemukan di akhir tren naik (uptrend). Ini menandakan bahwa momentum kenaikan mulai melemah dan harga berpotensi berbalik turun.

**Bagaimana kondisi harga dan osilator pada Regular Bearish Divergence?**

Pada Regular Bearish Divergence, harga membuat titik tertinggi yang lebih tinggi (Higher High/HH), tetapi osilator membuat titik tertinggi yang lebih rendah (Lower High/LH). Ini menunjukkan pergeseran momentum ke arah negatif.

**Apa yang bisa diharapkan jika osilator membuat harga tertinggi yang lebih rendah pada Regular Bearish Divergence?**

Jika harga mencapai titik tertinggi kedua dan osilator membuat titik tertinggi yang lebih rendah, trader dapat mengharapkan harga akan berbalik arah dan mulai turun.

**Dalam kondisi apa Regular Divergence paling efektif digunakan?**

Regular Divergence paling efektif digunakan saat mencoba menentukan titik puncak (top) dan titik dasar (bottom) pada pergerakan harga. Ini membantu mengidentifikasi area di mana harga kemungkinan akan berhenti dan berbalik arah.

**Apa peran osilator dalam Regular Divergence?**

Osilator dalam Regular Divergence memberikan sinyal bahwa momentum pasar mulai bergeser. Meskipun harga mungkin terus bergerak ke arah tertentu, osilator menunjukkan bahwa momentum tersebut mungkin tidak akan bertahan lama.