# Dealing Desk vs No Dealing Desk

> Pelajari perbedaan antara Dealing Desk vs No Dealing Desk dalam trading forex. Temukan mana yang cocok untuk gaya trading Anda. Pelajari disini.

**URL:** https://belajarforex.co.id/broker-forex/dealing-desk-vs-no-dealing-desk/

---


Pilihan antara broker dealing desk dan non-dealing desk (NDD) sepenuhnya tergantung pada preferensi dan gaya trading Anda. Setiap jenis broker memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri, dan penting untuk mempertimbangkan faktor-faktor ini sesuai dengan kebutuhan Anda.

Broker dealing desk biasanya menyediakan spread yang lebih lebar tetapi tanpa komisi, sementara broker NDD cenderung menawarkan spread yang lebih ketat tetapi dengan biaya komisi per transaksi. Pilihan ini akan sangat bergantung pada strategi trading Anda dan seberapa sering Anda berdagang.

Trader harian dan scalper mungkin lebih memilih broker NDD dengan spread yang lebih ketat karena mereka sering berdagang dan mengambil keuntungan dari pergerakan kecil harga. Di sisi lain, trader yang lebih suka berdagang dalam jangka waktu yang lebih panjang mungkin lebih memilih broker dealing desk karena spread yang lebih luas tidak akan terlalu mempengaruhi keuntungan mereka.

Namun, penting untuk diingat bahwa broker NDD tidak selalu merupakan pilihan yang lebih baik untuk semua orang. Ada situasi di mana broker dealing desk dapat memberikan eksekusi yang lebih baik atau kondisi trading yang lebih sesuai dengan kebutuhan spesifik seorang trader.

Sebelum membuat keputusan, penting untuk melakukan penelitian yang cermat, membaca ulasan broker, dan mencoba akun demo jika memungkinkan. Dengan cara ini, Anda dapat memastikan bahwa Anda memilih broker yang paling sesuai dengan gaya trading dan kebutuhan Anda.

| DEALING DESK (PEMBUAT PASAR) | NO DEALING DESK (STP) | TANPA DEALING DESK (STP + ECN) |
| --- | --- | --- |
| Spread Tetap | Sebagian besar memiliki spread variabel | Spread variabel atau biaya komisi |
| Ambil sisi berlawanan dari perdagangan Anda | Cukup jembatan antara klien dan penyedia likuiditas | Jembatan antara klien dan penyedia likuiditas dan peserta lainnya |
| Kutipan buatan | Harga berasal dari penyedia likuiditas | Harga berasal dari penyedia likuiditas dan peserta ECN lainnya |
| Pesanan diisi oleh pialang atas dasar kebijaksanaan | Eksekusi otomatis, tidak ada kutipan ulang | Otomatis, tidak ada kutipan ulang |
|  |  | Menampilkan Kedalaman Pasar (DOM) atau informasi likuiditas |

## Broker tidak jahat… Sebagian besar tidak!

Ada banyak kekhawatiran dan mitos seputar industri forex, terutama tentang bagaimana broker beroperasi. Namun, perlu dipahami bahwa broker forex sebenarnya tidak memiliki kepentingan untuk merugikan para trader. Mereka, seperti bisnis lainnya, ingin membangun hubungan yang berkelanjutan dengan pelanggan mereka.

Menurut belajar forex, Sebenarnya, broker forex bergantung pada kesuksesan trader untuk tetap menguntungkan. Jika trader kehilangan seluruh modalnya, bukan hanya trader yang menderita, tetapi broker juga kehilangan pelanggan dan pendapatan. Oleh karena itu, broker memiliki insentif untuk membantu trader menjadi sukses dan tetap berdagang dalam jangka waktu yang lama.

Broker dealing desk, misalnya, mendapatkan keuntungan dari spread dan komisi, tetapi mereka tidak menginginkan trader kehilangan seluruh modalnya. Mereka mencari klien yang mampu mempertahankan akun mereka dan terus berdagang, bahkan jika mereka tidak selalu memenangkan setiap perdagangan.

Dalam hal ini, klien yang mencapai titik impas atau memiliki keseimbangan antara kemenangan dan kerugian merupakan klien ideal bagi broker dealing desk. Dengan cara ini, broker dapat memperoleh pendapatan dari transaksi klien tanpa harus merusak akun trader.

Jadi, penting untuk memahami bahwa broker forex sebenarnya berusaha untuk membangun hubungan yang saling menguntungkan dengan para trader mereka. Dengan memperhatikan kepentingan dan kebutuhan masing-masing pihak, trader dan broker dapat bekerja sama untuk mencapai kesuksesan dalam trading forex.

---


## Pertanyaan yang Sering Ditanyakan

**Apa perbedaan utama antara broker Dealing Desk dan No Dealing Desk (NDD)?**

Broker Dealing Desk bertindak sebagai pembuat pasar dan mengambil sisi berlawanan dari perdagangan Anda, seringkali dengan spread yang lebih lebar namun tanpa komisi. Sebaliknya, broker NDD bertindak sebagai jembatan antara Anda dan penyedia likuiditas, biasanya menawarkan spread yang lebih ketat tetapi dengan biaya komisi.

**Siapa yang lebih cocok menggunakan broker Dealing Desk?**

Trader yang berdagang dalam jangka waktu lebih panjang mungkin lebih menyukai broker Dealing Desk. Spread yang lebih luas tidak akan terlalu memengaruhi keuntungan mereka, dan mereka mungkin tidak terlalu terganggu oleh potensi kutipan buatan karena frekuensi perdagangan mereka lebih rendah.

**Siapa yang lebih cocok menggunakan broker No Dealing Desk (NDD)?**

Trader harian dan scalper cenderung lebih memilih broker NDD. Spread yang lebih ketat sangat penting bagi mereka karena mereka sering berdagang dan mengambil keuntungan dari pergerakan harga kecil.

**Apakah broker NDD selalu lebih baik daripada broker Dealing Desk?**

Tidak selalu. Ada situasi di mana broker Dealing Desk dapat memberikan eksekusi yang lebih baik atau kondisi trading yang lebih sesuai dengan kebutuhan spesifik seorang trader. Pilihan terbaik sangat bergantung pada gaya trading individu.

**Bagaimana cara kerja broker Dealing Desk dalam menghasilkan keuntungan?**

Broker Dealing Desk mendapatkan keuntungan dari spread yang lebih lebar dan terkadang komisi. Mereka tidak memiliki kepentingan untuk membuat trader kehilangan seluruh modalnya, melainkan mencari klien yang dapat mempertahankan akun dan terus berdagang.

**Bagaimana cara kerja broker No Dealing Desk (STP)?**

Broker STP bertindak sebagai jembatan antara klien dan penyedia likuiditas. Mereka meneruskan pesanan klien ke penyedia likuiditas tanpa campur tangan, biasanya dengan spread variabel.

**Apa keunggulan model STP + ECN (Tanpa Dealing Desk)?**

Model ini menggabungkan fungsi STP dengan akses ke Electronic Communication Network (ECN). Ini berarti harga berasal dari berbagai penyedia likuiditas dan peserta ECN lainnya, seringkali menampilkan Kedalaman Pasar (DOM) dan menawarkan eksekusi otomatis tanpa kutipan ulang.

**Apakah broker forex benar-benar ingin trader merugi?**

Sebagian besar broker tidak memiliki kepentingan untuk merugikan trader. Mereka bergantung pada kesuksesan trader untuk tetap menguntungkan karena kehilangan pelanggan berarti kehilangan pendapatan. Broker ingin membangun hubungan jangka panjang yang saling menguntungkan.

**Apa insentif broker untuk membantu trader sukses?**

Broker mendapatkan pendapatan dari transaksi trader. Jika trader sukses dan terus berdagang, broker akan terus mendapatkan komisi atau spread. Kehilangan modal oleh trader berarti hilangnya pelanggan dan pendapatan bagi broker.

**Bagaimana cara memilih broker yang tepat?**

Penting untuk melakukan penelitian yang cermat, membaca ulasan broker, dan mencoba akun demo jika memungkinkan. Ini membantu Anda memastikan broker yang dipilih paling sesuai dengan gaya trading dan kebutuhan spesifik Anda.